Belasan Mobile Pump Diterjunkan ke Demak, Beroperasi 24 Jam Sampai Banjir Surut
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah menerjunkan belasan mobil pompa air untuk mengatasi banjir Demak. Mobil itu disiagakan di dua titik yaitu Dukuh Babatan, Desa Karanganyar, dan Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar. Pompa air ini akan beroperasi 24 jam untuk menyedot banjir di permukiman dan persawahan sampai surut.
Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda pada BPBD Jateng, Dinar Jati, mengatakan, saat ini sudah ada 10 mobil pump yang diterjunkan, dan masih akan ada tambahan lagi dari BPBD Kudus dan Kota Pekalongan
Ia menuturkan, beberapa mobile pump itu memiliki kapasitas yang berbeda. Menurutnya, ada yang memiliki kapasitas 250 liter/detik, 300 liter/detik, hingga 500 liter/detik.
“Mungkin hitungannya itu rigid, harus dihitung dulu perharinya berapa. Tapi yang pasti, semua akan beroperasi dengan penuh. Untuk prediksi belum bisa memastikan, karena ini ternyata ketika tadi kita survei di lokasi Wonorejo, genangan air juga masif, masih yang ada di wilayah persawahan,” tuturnya.
Jati menambahkan, untuk antisipasi, pihaknya juga melakukan operasi teknologi modifikasi cuaca bersama dengan Brin dan BNPB. Pihaknya juga memastikan kondisi genangan air di titik yang dilakukan pompanisasi tersebut sudah ada perubahan.
“Jadi kita semua ini bersinergi lah. Kalau misalkan dilihat dari efek, saya rasa sejak dari kemarin sampai dengan pagi ini kami rasa genangan sudah sangat surut. Di jalan juga sudah tidak ada genangan lagi yang di titik Babatan. Jadi kita akan beroperasi, sampai dengan jadwal yang sudah ditentukan yaitu sampai Senin atau Selasa. Dan itu kita gas terus,” imbuhnya.